Selasa, 07 Mei 2013

Rapor Starting IX di putaran pertama

Djadjang Nurdjaman © Persib.co.id
Separuh musim Indonesian Super League (ISL) sudah menjadi ajang persaingan sengit bagi pemain di PERSIB. Ketatnya persaingan di tim PERSIB bisa memotivasi pemain untuk tampil maksimal.

Persib.co.id memunculkan sejumlah nama pemain yang menjadi langganan starter musim ini. Beberapa nama tersebut kemudian mendapatkan penilaian dari Pelatih Kepala PERSIB, Djadjang Nurdjaman.

Bagaimana tanggapan Djadjang terhadap peran pemain penting di PERSIB selama putaran pertama? Serta bagaimana alasan Djadjang menurunkan skuad terbaik untuk setiap pertandingan? Simak penjelasan Dhadang dalam petikan wawancara berikut ini.

M Ridwan menjadi pemain yang tak tergantikan sepanjang putaran pertama ISL. Setujukah jika Ridwan disebut sebagai salah satu pemain kunci PERSIB?

Kalau dilihat berdasarkan kinerja, saya setuju. Di usianya ke-32, Ridwan merupakan pemain yang bagus secara personal. Saya pikir dia masih bisa bertahan lama, sampai 2 tahun kedepan atau lebih.

Penilaian kepada kiper muda PERSIB, Shahar Ginanjar?

Di antara pemain muda saya pikir wajar apa yang dia tampilkan selama ini. Penampilannya sangat menjanjikan. Kalau ditanya harapan, saya berharap ia bisa menampilkan penampilan yang lebih baik.

Gol Sergio van Dijk kerap bernilai tiga angka bagi PERSIB, apakah Van Dijk sudah menjelma menjadi pemain penentu kemenangan PERSIB?

Bukan penentu. Namun, kalau berkontibusi besar saya setuju. Dalam sepak bola tidak bisa dibilang seperti itu (penentu). Karena kita bermain dengan mengandalkan kolektivitas.

Komentar mengenai Tony Sucipto yang menjadi langganan starter di musim keduanya bersama PERSIB?

Dari awal saya datang musim ini, tahu Tony akan pemain inti. Menurut saya dia selalu menunjukkan progres yang berbeda. Paling mengalami peningkatan terus di setiap pertandingan yang ia jalani.

Permainan Supardi dan M Ridwan dipercaya membuat alur bola PERSIB menjadi lebih hidup, benarkah demikian? Dan mengapa keduanya tidak diturunkan secara bergantian?

Penampilan kita mengalami perubahan signifikan setelah adanya kehadiran dua pemain tersebut. Sektor penyerangan kita memang banyak dari mereka. Kenapa tidak menurunkan mereka satu-satu saja? karena keduanya kesatuan.

Di lini tengah PERSIB, siapa Jenderal yang layak memimpin?

Untuk penyerangan ada dua pemain Firman Utina dan Mbida Messi. Mereka berdua dikatakan terbaik meski tipe permainan berbeda. Lebih pas mana? Keduanya. Sedangkan gelandang bertahan ada Hariono dan Asri. Memang, Hariono lebih banyak waktu bermain tapi Asri tetap bagus.

Naser dan Abanda menjadi tembok tangguh di lini belakang PERSIB musim ini. Bagaimana penilaian terhadap kedua pemain tersebut?

Belakangan memang keduanya sudah mulai meningkatkan kerjasama yang bagus. Di samping itu ada Aang Suparman yang walau jarang tampil namun sesekali bisa berduet baik di antara keduanya.

Musim ini, sayap kiri PERSIB seringkali mengandalkan serangan dari Atep, bagaimana performa Kapten PERSIB ini di paruh musim pertama?

Penampilan selama putaran pertama fluktuatif masih belum stabil, kadang-kadang main bagus. Kadang-kadang di bawah performa terbaiknya. Tapi dia termasuk pemain yang sering diberi kesempatan. Saya berharap di putaran kedua penampilan dia semakin baik.***

0 komentar:

Poskan Komentar